5 Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Engsel pintu merupakan sebuah elemen terkecil yang terdapat dalam pintu. Dengan ukurannya yang mungil, kita bisa saja tidak begitu menyadari pentingnya menggunakan engsel pada pintu. Material kecil ini digunakan sebagai elemen penyatu antara pintu dengan kusen, sehingga kedua benda padat tersebut tidak kaku ketika digunakan sebagai akses keluar masuk bangunan atau rumah.

Secara fisik, engsel memang memiliki bentuk, ukuran, serta ketebalan yang beragam. Untuk bisa diterapkan dengan pintu dan kusen, ia juga dilengkapi dengan berbagai lubang kecil sebagai tempat memasang baut.

Jenis-Jenis Engsel Pintu

Ketika Anda akan membangun sebuah bangunan maka penggunaan model pintu juga akan diperhatikan, dan hal ini bisa berpengaruh pada jenis engsel yang akan digunakan. Untuk itu, berikut ini macam-macam engsel pintu yang patut diketahui.

1. Engsel Kupu-Kupu

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Jenis engsel satu ini adalah yang paling umum digunakan dan banyak ditemukan pada berbagai pintu di rumah. Secara fisik, ia memiliki dua bagian pemukaan yang bisa dilipat dan orang-orang lebih sering menyebutnya engsel kupu-kupu. Dari bentuknya, ia memiliki ukuran standar dan cocok diaplikasikan dengan daun pintu yang memiliki bobot tidak terlalu berat.

Lebih idealnya, engsel jenis ini cocok digunakan pada pintu UPVC yang terkenal ringan namun kuat. Pemilihannya pun bisa kembali disesuaikan dengan kebutuhan, karena tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 1,5 – 4 inci.

2. Engsel untuk Pintu Panel

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Secara bentuk, engsel ini masih serupa dengan engsel kupu-kupu hanya saja memiliki ukuran yang sedikit lebih tebal. Hal ini dikarenakan penggunaannya yang dominan diterapkan pada material cukup berat, seperti pintu berbahan kayu, hingga penopang jendela. Ia dirancang secara khusus untuk menyediakan solusi bagi penggunaan berbagai material tebal dan kokoh, sehingga kekuatannya bisa seimbang dan pemakaian engsel lebih tahan lama. Ukuran engsel pintu panel juga tersedia mulai dari 3, 4, 5, hingga 6 inci.

3. Engsel Cabut atau Patrom

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Selanjutnya ada engsel pintu patrom yang bentuknya mirip huruf H. Penggunaan engsel ini sekarang sudah semakin banyak diminati, terutama bagi pemakaian pintu minimalis dan lebih ringan seperti pintu UPVC dan lainnya. Engsel ini memiliki fungsi yang lebih mudah dicabut atau dipindahkan ketika akan dilakukan perubahan. Berbagai ukuran juga disediakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan setiap penggunanya, mulai dari 80×50 mm, 110×55 mm. Hingga yang terbesar 140×60 mm. Semua varian ukuran ini juga mudah dicari di pasaran, karena banyak dipilih para konsumen.

4. Engsel Pintu Gudang

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Ketika pemilik akan membangun sebuah gudang, garasi, atau tempat lainnya yang membutuhkan pemakaian pintu berbeda, maka jenis engsel ini tepat untuk diaplikasikan. Pada penggunaan pintu gudang juga lebih banyak memilih bahan kayu dengan bobot lebih berat, maka engsel berbentuk mengerucut ini bisa dipilih agar pintu terpasang dengan seimbang dan stabil. Engsel pintu gudang sendiri tersedia dalam berbagai varian, yang rata-rata memiliki ukuran lebih tebal.

5. Engsel Piano

Jenis Engsel Pintu dan Fungsinya

Terakhir ada jenis engsel pintu yang memiliki bentuk memanjang, dan konon dahulu selalu digunakan pada penutup piano. Sehingga dari hal itulah kini sering disebut engsel piano. Dengan perkembangan era zaman, kini jenis engsel satu ini masih banyak digunakan seperti pada pintu lemari hingga jendela.

Itulah berbagai macam engsel yang sering digunakan pada berbagai material seperti pintu UPVC, pintu kayu, pintu gudang, pintu lemari, hingga jendela. Dengan memahami jenis-jenisnya, kini siapapun dapat mengerti cara menyesuaikan engsel dengan pintu yang akan digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *